Guru Favorit Menjadi Impian Setiap Murid

Written By prayudi syamsa on Kamis, 17 Januari 2013 | 12.40

Judul Buku : Tuntunan Menjadi Guru Favorit
Penulis : Salman Rusydie
Penerbit : FlashBooks, Yogyakarta
Cetakan : I, Agustus 2012
Tebal  : 190 halaman
ISBN  : 978-602-7641-12-9

Dalam paradigma Jawa, guru identik dengan ungkapan "digugu dan ditiru". Artinya seorang guru harus bisa menjadi pribadi yang bisa diteladani budi pekerti, pendapat, serta tutur katanya. Dari pengertian tersebut menandakan bahwa menjadi guru itu tidak mudah. Terlebih menjadi guru favorit yang dicintai murid-muridnya, baik di dalam maupun di luar sekolah. Menjadi guru favorit, pasti sangat diimpi-impikan setiap murid. Pun sebaliknya, menjadi guru favorit juga menjadi dambaan setiap orang yang berkecimpung di dunia pendidikan.

Menurut Ahmad Tafsir, guru adalah orang yang bertanggung jawab terhadap anak didik dengan mengupayakan perkembangan seluruh potensi mereka, baik potensi afektif, kognitif maupun psikomotorik. Sementara Hadari Nawawi mengartikan guru melalui dua sisi. Pertama, secara sempit, guru adalah orang yang berkewajiban mewujudkan program kelas dan memberikan pelajaran di kelas. Kedua, secara luas, guru adalah orang yang bekerja dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang ikut bertanggung jawab dalam membantu anak-anak mencapai kedewasaan (hlm. 8-9).

Menjadi guru favorit pada dasarnya merupakan sebuah upaya menuju kualitas guru yang baik. Artinya, seorang guru harus berusaha 'menjadi favorit' di mata murid-muridnya dengan tujuan memudahkan proses pengajaran, pembimbingan, pengarahan dan pengasuhan. Sebaliknya, menjadi guru favorit bukan bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari para murid, tapi bertujuan untuk memberikan keuntungan dan kemudahan kepada mereka (hlm. 10). Menjadi guru favorit tidak hanya cukup dilihat dari kepiawaiannya menyampaikan materi pelajaran saja. Namun membutuhkan penguasaan materi, penataan sikap, pemilihan metode yang sesuai, dll.

Buku ini terbagi menjadi 3 bab. Bab 1 memapar prinsip-prinsip menjadi guru favorit, antara lain: profesional, memiliki kualitas personality yang baik, bertanggung jawab, ramah dan humoris (hlm. 7-22). Bab 2 mengupas kiat-kiat menjadi guru favorit. Favorit atau tidaknya seorang guru sebenarnya lebih ditentukan oleh cara yang diterapkan guru saat mengajar. Artinya, predikat guru favorit hanyalah akibat logis yang akan diterima oleh guru selama ia mampu mengajar dengan baik dan bertanggung jawab (hlm. 53-54).

Bab terakhir mengupas kriteria guru favorit menurut pandangan tokoh-tokoh terkemuka seperti; Imam Ghazali, Ibnu Miskawaih, Al-Mawardi, Ibnu Sina, Ibnu Jama'ah dan Ibnu Taimiyah. Menurut Imam Ghazali, syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh guru antara lain; cerdas, sempurna akalnya, berakhlak baik, memiliki fisik yang kuat, penuh rasa kasih sayang saat mengajar, mengetahui kemampuan setiap murid, dll (hlm. 168-172).

Setiap orang tentu sah-sah saja menjadi guru. Namun, tidak semua guru benar-benar memiliki 'skill' dan 'keahlian' dalam mendidik. Bagi Anda yang ingin menekuni profesi guru atau bahkan telah lama menjadi guru, saya merekomendasikan buku ini sebagai referensi. Kehadiran buku ini setidaknya akan membantu langkah Anda meniti karir sebagai guru favorit yang dimpikan banyak murid.          
***
Diresensi oleh Sam Edy Yuswanto, penulis lepas, bermukim di Kebumen.


Anda sedang membaca artikel tentang

Guru Favorit Menjadi Impian Setiap Murid

Dengan url

http://oaseseo.blogspot.com/2013/01/guru-favorit-menjadi-impian-setiap-murid.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Guru Favorit Menjadi Impian Setiap Murid

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Guru Favorit Menjadi Impian Setiap Murid

sebagai sumbernya

0 komentar:

Poskan Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger